Recent Comment

PaidVerts
Photobucket
PaidVerts

Thursday, 3 May 2012

Fashion Disaster : Brainstorming Or Bra In Storming? (Foto Eksklusif)

Tren fashion selalu bergerak dengan cepat. Bagi para fashionista, khususnya para wanita, mengikuti tren fashion adalah wajib hukumnya agar selalu dibilang up to date.

Loading image...

Namun pada kenyataannya, tidak semua tren fashion termasuk aturan berpakaian itu bagus. Namun mereka yang selalu beralasan mengikuti tren tidak memusingkannya. Padahal seorang wanita adalah obyek fashion. Hampir semua karya perancang busana 90% berobyek pada wanita.

Akibatnya, banyak terjadi fashion disaster atau bencana dalam berpenampilan, begitu yang dikatakan oleh para kritisi mode. Dan sekali lagi, banyak perempuan tidak peduli.

Contohnya seperti kasus ini. Pakaian dalam (underwear) pada hakikatnya adalah sebagai penunjang penampilan. Dan menurut etika berpenampilan yang namanya "pakaian dalam" adalah tabu untuk diperlihatkan. Tapi para wanita, bahkan wanita Indonesia banyak yang menabrak aturan dalam berpakaian. Meskipun begitu mereka cuek-cuek saja walau dikategorikan sebagain fashion disaster victims (korban bencana fashion).

Tidak prlu ke luar negeri atau repot-repot melihatnya di media gosip, karena kita dapat melihatnya dengan jamak di sekitar rumah, supermarket, mall, terminal dan tempat-tempat umum lainnya, bahkan di rumah sakit sekalipun!

Seperti inilah penampilan mereka:

Benar-benar bencana fashion, bukan? Sekali lagi, tidak hanya di sekitar rumah, bandara, terminal, mall, rumah sakit, ATM, tetapi di semua tempat umum. Apakah yang demikian dapat di katakan (berpenampilan) terhormat walaupun dia membawa mobil mewah?

Pada hakikatnya, kasus-kasus atau kejadian pemerkosaan memang bersumber dari (imajinasi) laki-laki. Namun para perempuan yang berpenampilan seperti inilah yang sesungguhnya "mengundang" terjadinya tindak perkosaan.

Brainstorming atau bra in storming? Yang pasti, bra seperti diatas dapat menyebabkan "badai" di pikiran lelaki. CMIIW


source

Arti Logo Google Hari Ini (04-05-2012)

Arti Logo Google Hari Ini
(04-05-2012)






Keith Haring, Siapakah beliau? Beliau adalah seorang seniman sekaligus aktivis sosial yang menginspirasi budaya jalanan kota New York era tahun 1980 an. Logo Google hari ini merupakan bentuk penghormatan untuk memperingati 54 tahun kelahiran sang seniman Keith Haring.

Lahir di Pennsylvania, Amerika, pada 4 Mei 1958. Keith Haring dibesarkan oleh ibunya, Joan Haring, dan sang ayah Allen Haring, yang berprofesi sebagai kartunis. Keith Haring belajar keterampilan dasar kartun dari ayahnya dan dari budayawan populer di sekitarnya, seperti Dr Seuss dan Walt Disney.

Orang tua Keith Haring ingin menamai semua anak mereka dengan awalan huruf “K”. Yaitu Keith Haring dan tiga adik perempuanya, Kay, Karen dan Kristen, Keith Haring telah tertarik pada dunia seni sejak usia dini.

Dari tahun 1976 sampai 1978 ia belajar “seni komersial” di sekolah Seni Profesional, sebuah sekolah seni di Pittsburgh. Sebelum akhirnya berpindah ke studi “Fine arts” atau Seni Rupa.

Pada usia 19 tahun (tahun 1978) Haring pindah ke kota New York, dimana ia terinspirasi oleh seni grafiti, lalu melanjutkan studinya di Sekolah Seni Visual.

Radiant BabyHaring mulai mencuri perhatian publik dengan karya “lukisan kapur” di kereta bawah tanah New York. Seni pop art yang menjadi ciri khasnya adalah “The Radiant Baby”. Dengan garis tebal, warna cerah yang berani, dan objek yang membawa pesan tentang hidup dan persaudaraan.

Di tahun 1980, ia mengadakan sebuah pameran di Club 57. Dia berpartisipasi dalam Pameran Times Square dan menggambar hewan dan wajah manusia untuk pertama kalinya. Pada tahun 1981 ia membuat sketsa lukisan kapur pertamanya di atas kertas hitam, plastik, logam dan barang bekas lainnya.

Keith Haring meninggal di usia yang masih sangat muda, 32 tahun, pada tanggal 16 Februari 1990 karena komplikasi AIDS.

Nadya Bikin Video Porno Online

Setelah sukses dengan foto bugilnya seharga 10.000 dolar, kini Nadya Suleman ‘Octomom’ muncul dengan video porno. Siapa lawan mainnya? Cewek yang tidak menghendaki laki-laki dalam hidupnya ini, ternyata bemain sendiri. Ia melakukan adegan mansturbasi alias bemain tunggal.

Video porno bermain tunggal memang terhitung langka karena umumnya bermain dengan pasangan. Tapi gadis yang memiliki 14 anak kembar melalui dua kali persalinan sangat percaya diri bahwa ia akan sukses dengan video itu.

Semua anaknya tidak diperoleh dari proses perkimpoian tapi melalui proses pencangkokan sperma alias bayi tabung. Karena itu, walaupun sudah memliki 14 anak, ia masih tetap berstatus gadis.

Terkait video porno itu, menurut TMZ, Nadya telah menjalin kerjasama dengan sebuah perusahaan hiburan online dewasa untuk merekam videonya pada musim panas tahun ini. Video tersebut segera bisa dinikmati oleh penggemar film dewasa melalui jaringan internet.

Tautan
sumber

WARNING 18+

WARNING 18+VIDEO_001WARNING 18+
WARNING 18+VIDEO_002WARNING 18+
WARNING 18+VIDEO_003WARNING 18+
WARNING 18+VIDEO_004WARNING 18+
WARNING 18+VIDEO_005WARNING 18+

WARNING 18+

Situs Purbakala Di Pulau Kokos - Papua Barat

Tim Ekspedisi Garis Depan Nusantara berlayar menuju Provinsi Papua dari Tual, Kepulauan Kei, Provinsi Maluku. Di Papua, Tim Ekspedisi akan mendata delapan pulau yang ada disana. Dalam perjalanan, Tim Ekspedisi singgah di Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua.

Spoiler for TKP:


Spoiler for TKP:


Spoiler for TKP:

Spoiler for TKP:

Spoiler for TKP:

Spoiler for TKP:


Tim Ekspedisi singgah di Fakfak untuk pendataan sejarah dan budaya. Sebuah situs purbakala terdapat di Distrik Kokas. Selain itu, terdapat sebuah mesjid tua peninggalan kerajaan Ternate-Tidore di distrik ini.

Spoiler for TKP:

Situs purbakala Tapurarang menjadi tempat yang pertama didata oleh Tim Ekspedisi. Situs ini berupa lukisan di tebing bebatuan terjal. Letaknya berada di Andarmata, Fior, Forir, Darembang, dan Goras. Berbagai macam objek terdapat di lukisan tersebut.

Objek objek lukisan tersebut berupa telapak tangan, mata, telapak kaki, lumba lumba, cicak, tumbuhan, daun, wajah manusia, hingga bumerang. Lukisannya terlihat biasa saja, namun cukup menggambarkan manusia dan kesehariannya. Tekhnik lukisannya pun unik. Objek objek tersebut dibuat seperti disembur. Tintanya berwarna merah dan kuning. Bercak bercak cat terdapat di tepian masing masing objek. Bahan lukisan tersebut dipastikan berasal dari pewarna alami. Meskipun demikian, warnanya tetap terjaga hingga saat ini.

K.W Gallis dan Josef Roder, dua orang Arkeolog Belanda pernah melakukan penelitian di Papua menyebut lukisan goa di Kokas unik. Warna dan corak lukisannya berbeda dari yang ada di Kepulauan Kei, Maluku dan Pulau Batanta, Raja Ampat. Objek lukisan yang terdapat di Situs Purbakala Tapurarang, Kokas dibuat dengan tekhnik Stilasi (Penyederhanaan bentuk). Warnanya terdiri dari merah, hitam, dan kuning.

Seni cadas atau rock art ini merupakan hasil karya lukisan manusia pada jaman Megalitikum, berusia ribuan tahun yang lalu. Lukisan lukisan tersebut dibuat sebagai pengingat peristiwa atau simbol simbol kepercayaan. Lukisan binatang atau Matuto dianggap sebagai pahlawan bagi nenek moyang. Simbolilasi tersebut tak hanya ada di lukisan, hingga saat ini dalam upacara adat simbol binatang tersebut masih dibawa. Telapak tangan berarti penolak bala, pelindung dari kekuatan jahat.

Menurut cerita rakyat masyarakat setempat, lukisan lukisan tersebut merupakan orang orang yang dikutuk oleh seorang setan bernama Kaborbor. Ceritanya sebuah perahu tenggelam dalam perjalanan meuju Kokas. Semuanya selamat, hanya ada satu nenek yang meninggal.

Pada saat perahu tenggelam, tak ada seorang pun yang menolong nenek tersebut. Akhirnya sang nenek meninggal dan seketika berubah menjadi setan yang bernama Kaborbor. Karena sakit hati, Kaborbor mengutuk mereka yang selamat beserta benda benda yang dibawanya menjadi lukisan tebing.

Spoiler for TKP:


Spoiler for TKP:


Spoiler for TKP:


Spoiler for TKP:


Spoiler for TKP:


Spoiler for TKP:


Spoiler for TKP:


Spoiler for TKP:


Spoiler for TKP:


Spoiler for TKP:


Spoiler for TKP:


Spoiler for TKP:


Spoiler for TKP:


Di tebing tebing di sekitar Andarmata, terdapat tengkorak yang berserakan. Tengkorak tersebut merupakan tengkorak nenek moyang penduduk Kokas. Penduduk Kokas mempunyai kebiasaan menyimpan jenazah di tebing, ceruk, tanjung, dan gua ditempat yang mereka anggap sakral. Tim Ekspedisi mendata tempat tempat dimana tengkorak tersebut berada.

Spoiler for TKP:


Spoiler for TKP:


Spoiler for TKP:


Spoiler for TKP:


Spoiler for TKP:


Usai pendataan sejarah dan budaya di Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Tim Ekspedisi Garis Depan Nusantara bersama Kapal Layar Motor Cinta Laut berlayar menuju Sorong, Papua Barat. Disana Tim Ekspedisi mendata delapan pulau terdepan yang tersebar hingga ke utara Papua.


ITULAH KEKAYAAN BUDAYA KITA MASIH BANYAK YANG BELUM TERUNGKAP,MOGA2 DENGAN ADANYA EXPEDISI INI,SEMAKIN MENGUNGKAP TABIR MISTERI PENIGGALAN PURBAKALA NENEK MOYANG KITA DULU

Facebook Comments

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...